PT. FADNOV AIRTECH INDONESIA

Specialist Rental Air Compressor

Sistem Udara Terkompresi yang Efisien

Ketika sistem udara tekan dirancang, dipasang, dioperasikan, dan dipelihara dengan benar, itu adalah sumber utama tenaga industri yang efisien, yang memiliki banyak keunggulan yang melekat. Udara terkompresi aman, ekonomis, mudah beradaptasi, mudah ditransmisikan, dan menyediakan daya hemat tenaga kerja. Udara terkompresi sering disebut sebagai utilitas keempat dalam industri, di belakang listrik, air, dan gas alam. Biaya sistem udara tekan lengkap dan alat pneumatik relatif kecil dibandingkan dengan utilitas yang disediakan oleh penggunaannya.

Tujuan utama dari sistem udara terkompresi adalah untuk memberikan pasokan udara bersih, kering, terkompresi yang andal pada tekanan yang stabil ke setiap pengguna akhir dalam sistem udara terkompresi, dengan biaya serendah mungkin.

Banyak faktor yang harus dipertimbangkan ketika merancang sistem udara tekan untuk memastikan efisiensi, keandalan, dan keamanannya. Bab ini akan fokus pada peran parameter sistem berikut dalam mencapai tujuan akhir dari sistem udara tekan yang dirancang dengan baik:

  • Aliran udara
  • Tekanan udara
  • Kualitas udara
  • Jenis dan jumlah kompresor
  • Distribusi udara dan tata letak sistem
  • Efisiensi sistem
  1. Persyaratan Aliran Udara

Menentukan kapasitas kompresor yang tepat (supply) untuk dipasang untuk memenuhi sistem penggunaan udara tekan (demand) adalah fundamental penting dan mendasar yang sering disalahpahami. Sangat penting untuk memahami bahwa persyaratan aliran semua peralatan pneumatik dinyatakan dalam volume udara bebas: jumlah udara atmosfer, dikompresi ke tekanan yang diinginkan, yang diperlukan untuk mengoperasikan alat seperti yang dirancang. Peringkat kapasitas kompresor udara juga dinyatakan dalam volume free-air . Menentukan total permintaan sistem udara tekan bisa menjadi tugas yang rumit dan seringkali membingungkan, terutama dalam sistem besar dengan banyak pengguna akhir. Biasanya ada dua metode untuk menentukan total permintaan sistem udara tekan, yakni menghitung atau mengukur aliran udara tersebut.

  1. Persyaratan Tekanan Udara

Tekanan untuk mengoperasikan sistem udara terkompresi adalah salah satu faktor yang lebih kritis dalam desain sistem udara terkompresi yang efisien. Tekanan udara pada setiap titik penggunaan akan menjadi tekanan udara pada pelepasan kompresor dikurangi penurunan tekanan yang dibuat saat udara mengalir melalui perpipaan, filter, Dryer, moisture separators, quick-disconnect fittings, and rubber hose untuk sampai pada titik akhir penggunaan.

  1. Kualitas udara

Aplikasi yang berbeda untuk udara terkompresi memerlukan tingkat kemurnian udara yang berbeda agar aplikasi dapat berfungsi dengan andal, efisien, dan produktif. Kualitas udara terkompresi dapat bervariasi dari udara panas, kotor, basah, dan berminyak yang digunakan untuk menggerakkan jackhammer konstruksi hingga udara dingin, kering, bersih, dan bebas minyak yang digunakan dalam aplikasi medis. Meningkatkan kualitas udara membutuhkan biaya dan penting untuk mengetahui seberapa banyak perawatan yang diperlukan untuk mencapai kualitas udara yang diinginkan. Terlalu banyak perawatan terlalu mahal, perawatan yang tidak memadai menyebabkan peralatan tidak dapat diandalkan dan biaya perawatan yang tinggi.

  1. Jenis dan Jumlah Kompresor Udara

Ada banyak jenis kompresor dalam berbagai ukuran. Sebelumnya dalam bab ini, kita telah mempelajari cara menghitung aliran scfm yang diperlukan dari sistem udara tekan. Tugasnya sekarang adalah menentukan jenis, ukuran, dan jumlah kompresor yang akan dibeli dan dipasang. Keputusan ini memiliki dampak mendasar pada keandalan, efisiensi, dan produktivitas sistem.

  1. Distribusi Udara dan Tata Letak Sistem

Desain yang tepat dari sistem distribusi sangat penting untuk menghindari pemborosan energi dan untuk memastikan penggunaan yang tepat dari semua perangkat pneumatik. Pemipaan dan komponen pemipaan yang digunakan untuk menghubungkan pemipaan ke sistem distribusi udara tertutup merupakan sumber utama penurunan tekanan yang dapat diatur. Ukuran pipa dengan benar untuk aliran yang diharapkan adalah penting dalam menjaga penurunan tekanan yang sia-sia seminimal mungkin. Penempatan kompresor serta pemilihan jenis jaringan distribusi, baik looped atau trunk dan branch, merupakan faktor penting yang menentukan efisiensi sistem udara tekan akhir.

  1. Efisiensi Sistem

Pengoperasian sistem udara tekan yang efisien memerlukan fluktuasi tekanan yang diminimalkan. Fluktuasi tekanan memiliki tiga sumber utama: penurunan tekanan karena hambatan aliran melalui komponen, fluktuasi permintaan udara, dan metode kontrol kapasitas kompresor. Meminimalkan dan mengelola penurunan tekanan memerlukan pendekatan sistem total baik dalam desain maupun pemeliharaan sistem udara tekan. Metode kontrol kapasitas yang digunakan oleh kompresor untuk mencocokkan pasokannya dengan permintaan sistem yang sebenarnya mempengaruhi tekanan sistem. Kontrol kapasitas

 

Sumber : Compressed Air & Gas Handbook, CAGI, January 2021

fadnov

Web:



Leave a Replay

Make sure you enter the(*)required information where indicate.HTML code is not allowed

EnglishIndonesian